Senin, 27 Oktober 2025

Warga Kampung Buleud Gotong Royong Beli Mesin Rumput Demi Lingkungan Bersih

Klik disini

Garut — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh warga Kampung Buleud RT 01 RW 04, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler. Warga setempat secara sukarela melakukan urunan dana untuk membeli mesin pemotong rumput sebagai upaya mendukung kegiatan rutin kebersihan lingkungan. Selasa.(28/10/25)

Langkah ini dilakukan guna menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman, sekaligus memperlancar pelaksanaan kegiatan gotong royong yang sudah menjadi tradisi warga setiap akhir pekan.

Ketua RT 01 bersama pengurus RW dan tokoh masyarakat Kampung Buleud menginisiasi ide pengadaan alat tersebut dengan melibatkan partisipasi seluruh warga. Dukungan dari masyarakat pun mengalir dengan antusias melalui sumbangan sukarela sesuai kemampuan masing-masing.

Klik disini

"Kami sepakat untuk urunan demi membeli mesin rumput agar kegiatan kebersihan bisa lebih efisien dan teratur.semua warga mendukung karena ini untuk kepentingan bersama"ujar salah satu pengurus RT setempat.

Melalui kegiatan ini, warga berharap kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tetap terjaga serta menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat melalui semangat gotong royong.

Rabu, 22 Oktober 2025

Merasa Tak Dianggap, DPC Gadjah Putih Geruduk Kantor PUPR Garut

Garut – Merasa tidak mendapat tanggapan atas surat yang telah beberapa kali dilayangkan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gadjah Putih Kabupaten Garut mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut.kamis (23/10/25)

Kedatangan perwakilan DPC Gadjah Putih ini merupakan bentuk kekecewaan setelah sebelumnya pihaknya telah melayangkan tiga kali surat permohonan resmi, namun tak kunjung mendapat respons yang semestinya.

Menurut perwakilan DPC Gadjah Putih, pada surat permohonan ketiga barulah pihak PUPR memberikan balasan, namun bukan melalui surat resmi, melainkan hanya melalui pesan WhatsApp.

Hal tersebut dinilai tidak sesuai dengan kode etik pelayanan publik, mengingat komunikasi resmi antar-lembaga seharusnya dilakukan melalui surat tertulis sesuai ketentuan administrasi dan tata naskah dinas.

"Kami sangat menyayangkan sikap tersebut.kami berharap PUPR  bisa lebih kooperatif dan terbuka,sesuai amanat undang-undang tentang pelayanan publik", ujar Buchori ketua DPC gadjah putih kabupaten Garut 

Peristiwa ini pun menimbulkan perhatian publik, karena dinilai mencerminkan lemahnya etika birokrasi dalam pelayanan kepada masyarakat maupun organisasi yang mengajukan permohonan secara resmi.

DPC Gadjah Putih berharap, kejadian seperti ini tidak terulang dan menjadi evaluasi bagi instansi pemerintah agar lebih profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Peringatan Hari Santri Nasional di Pasirwangi Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehangatan

 


Garut – Upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, berlangsung khidmat dan penuh nuansa Islami, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan yang digelar di Kecamatan Pasirwangi tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Pasirwangi, 28 pondok pesantren, serta empat organisasi masyarakat Islam, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, dan Syarikat Islam.

Sejak pagi, suasana keakraban tampak terasa. Para tamu undangan, para kiai, dan para santri saling bertegur sapa dengan penuh rasa hormat dan kehangatan, menciptakan atmosfer kebersamaan yang mencerminkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah.

Usai pelaksanaan upacara, para peserta disuguhkan penampilan kreasi seni dari para santri. Pondok Pesantren Nurul Huda menampilkan tari Saman dan lagu-lagu religius, sementara Ponpes Ci Curug Pasir Kiamis turut memeriahkan acara dengan penampilan qosidah.



Acara ditutup dengan pertunjukan hadroh El Amin dari Kampung Muklat, Desa Sarimukti, yang menambah suasana religius dan harmonis di antara seluruh pondok pesantren yang hadir.

Peringatan Hari Santri Nasional di Pasirwangi tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarpondok pesantren serta memperkuat semangat santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Minggu, 19 Oktober 2025

Anggota DPRD PKS Dra. Hj. Eneng Kustini sukarno.Kunjungi Konstituen di Kp. Tanjungsari Mekarsari, Soroti Isu Ketahanan Keluarga dan Pendidikan

 


Garut, 16 Oktober 2025 – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Dra. Hj. Eneng Kustini Sukarno, melaksanakan kunjungan ke konstituen di Kampung Tanjungsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pj. Kepala Desa Mekarsari Sukmawan, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat. Acara berlangsung di Madrasah Al Hidayah, yang menjadi lokasi kegiatan reses dan juga simbol aspirasi masyarakat terhadap peningkatan sarana pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Pj. Kepala Desa Mekarsari Sukmawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota dewan di wilayahnya. Ia menuturkan bahwa masyarakat Kp. Tanjungsari masih membutuhkan perhatian lebih dalam bidang sosial, pendidikan, dan kesehatan.

“Banyak guru madrasah yang masih berjuang tanpa tunjangan memadai, sementara fasilitas bangunan seperti Madrasah Al Hidayah ini masih sederhana. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Dra. Hj. Eneng Kustini Sukarno dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya anggota dewan turun langsung menyapa masyarakat, terutama di wilayah yang menjadi basis suara PKS.

“Cilawu adalah kecamatan dengan suara tertinggi PKS di Kabupaten Garut. Sudah menjadi kewajiban saya untuk terus menjaga silaturahmi dan memperjuangkan aspirasi warga,” tutur Eneng.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung persoalan sosial yang tengah menjadi perhatian, yakni tingginya angka perceraian di Kabupaten Garut. Berdasarkan data dari Pengadilan Agama, terdapat 513 pasangan yang mengajukan perceraian, dan 60 persen di antaranya diajukan oleh pihak perempuan.

“Saya merasa prihatin. Ini menjadi tanggung jawab bersama bagaimana kita bisa menekan angka perceraian dengan memperkuat ketahanan keluarga,” tegasnya.

Menurutnya, peran ibu sangat penting dalam membangun keharmonisan rumah tangga. “Yang membesarkan anak adalah orang tua, terutama ibu. Namun, sering kali perceraian terjadi karena campur tangan orang tua dalam rumah tangga anak. Maka saya mengajak kita semua untuk memperbaiki hubungan dalam keluarga, sebagai wujud nyata ketahanan sosial,” ungkapnya.

Dalam sesi wawancara, Hj. Eneng juga menekankan pentingnya pendidikan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini. “Kesadaran orang tua dalam mendidik anak adalah fondasi bagi terbentuknya masyarakat yang kuat dan berakhlak,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara masyarakat dan anggota dewan. Sejumlah warga mengajukan pertanyaan terkait pemberdayaan pemuda karang taruna, pembangunan infrastruktur lingkungan, serta program pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga berharap agar aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata dalam pembangunan di wilayah Kecamatan Cilawu, khususnya di Desa Mekarsari

Jumat, 17 Oktober 2025

Semarak Hari Santri Nasional 2025 di Cilawu: Festival “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia” Gaungkan Spirit Kebangsaan dan Kreatifitas Santri

 


Garut:/ – Suasana semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, yang digelar pada Sabtu, 18-20 Oktober 2025. Acara yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia” ini diwarnai dengan berbagai kegiatan festival, perlombaan, serta partisipasi aktif masyarakat dan pelaku UMKM lokal.

Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Cilawu tersebut dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Kecamatan Cilawu, perwakilan pondok pesantren, serta Forkopimcam Cilawu. Ratusan santri, pelajar, dan warga turut memadati area kegiatan sejak pagi hari untuk memeriahkan momen tahunan HSN.

Ketua Pelaksana kegiatan, KH. Aceng Kurnia, dalam wawancara bersama media menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa.

" momen ini menjadi tali erat silaturahmi antar pesantren, memupuk semangat untuk lebih giat dakam belajar dan mencari ilmu” ujar KH. Aceng Kurnia.

Sekertaris pelaksana Ahmad Sholeh juga menambahkan " sudah seharusnya memiliki cita-cita bangsa, tidak hanya unggul di bidang keagamaan tetapi juga harus bisa unggul di bidang sosial, ekonomi dan pendidikan supaya bisa bersaing dengan dunia global " ungkapnya!.

Beragam kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari lomba marawis, hadroh, seni islami, hingga pameran UMKM yang menampilkan produk unggulan lokal Cilawu. Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga sore hari.

Melalui peringatan ini, semangat kebangsaan dan nilai perjuangan para santri kembali digaungkan sebagai fondasi menuju Indonesia yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

(Reporter: Deden Rudi gunawan)

Editor : ridick puad 

Pondok Pesantren Abulyatama Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis Peringati Hari Santri Nasional

 

       Sambutan pimpinan pondok pesantren abdulyatama 

Garut – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Pondok Pesantren Abulyatama Garut bekerja sama dengan para donatur melaksanakan kegiatan khitanan massal dan pemeriksaan pengobatan gratis dengan mengusung tema “Santri Peduli untuk Negeri”.

Kegiatan tersebut digelar di Komplek Pondok Pesantren Abulyatama, Kampung Buleud, RW 04 RT 01, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.sabtu (18/10/25)

      Kepala desa dan tokoh masyarakat ikut memeriahkan dberkeliling          menggunakan mobil off-road 

Acara berlangsung meriah dengan diawali pawai keliling yang diikuti para santri dan anak-anak peserta khitan. Menariknya, para peserta diarak menggunakan mobil off-road, menambah semangat dan keceriaan dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sebanyak 10 anak menjadi peserta khitanan massal, sementara sekitar 50 warga sekitar mengikuti layanan pengobatan gratis yang disediakan oleh panitia dan tim medis.

Acara turut dihadiri oleh tokoh masyarakat serta Kepala desa jati  yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan sosial tersebut.

Menurut panitia, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian santri terhadap masyarakat sekitar, sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara pesantren, masyarakat, dan para donatur. Dengan semangat “Santri Peduli untuk Negeri”, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi umat serta bangsa.

Jurnalis : ridick puad 

Editor : Didin s

Sabtu, 04 Oktober 2025

LSM PENJARA dan Klinik Khitan intan medika dr. H. Pupu Gelar Khitanan Gratis untuk Masyarakat


Klik disini

Garut – Sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat kecil, LSM PENJARA Kabupaten Garut kembali menunjukkan kepeduliannya dengan melaksanakan kegiatan khitanan massal gratis pada Minggu, 5 Oktober 2025. Kegiatan sosial ini digelar bekerja sama dengan Klinik Khitan intan medika  dr. H. Pupu Syaeful Mufti.

Klik disini

Ketua LSM PENJARA, Parjo atau yang akrab disapa Mas Jo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan Klinik Khitan dr. H. Pupu.

Klik disini

Klinik Khitan dr. H. Pupu sendiri dikenal aktif melayani masyarakat sejak tahun 2008. Selain membuka layanan khitan dengan jadwal fleksibel sesuai keinginan pasien, klinik ini juga menyediakan pemeriksaan umum yang buka setiap hari Senin hingga Jumat, serta menerima pasien peserta BPJS.

Klik disini

Klinik ini pun konsisten menjalankan program khitan sosial bagi masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari bayi hingga dewasa, dengan tarif bervariasi dan program penanganan yang disesuaikan. Bentuk kolaborasi antara LSM PENJARA dan Klinik Khitan dr. H. Pupu diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

DPC FKDT Garut Resmi Serahkan SK Perpanjangan Kepengurusan DPAC se-Kabupaten Garut, Perkuat Konsolidasi Organisasi

BejatiGarut, 15 Maret 2026 – Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Garut secara resmi menyerahkan S...