TAMAN GANESA
MTS HUDAN GARUT
Skip bell istirahat
"Tringg............" Bell berbunyi
Semua orang keluar untuk beristirahat kecuali Gea hanya duduk terdiam di ruang kelas, saat Gea sedang menggambar tiba tiba ada 3 orang perempuan cantik yang menghampiri Gea.
",heh," panggil salah satu dari perempuan itu
",hemm," Gea menjawab sambil mendehem tanpa melirik ke arah perempuan itu
",so cuek Lo! Inget ya lu jangan pernah berani beraninya deketin Reyhan," ucap perempuan itu
", awh ! siapa juga yang mau deketin dia," Gea menjawab tetap cuek ",idih....berani amat lu baru aja Dateng udah bikin emosi," ucap perempuan itu emosi ",maaf ya nona saya tidak ada waktu berbicara dengan anda ! lebih baik anda periksa lagi wajah anda bersih atau kotor ," ucap Gea sambil berdiri
",ouh....ya, merk up tujuh lapis anda luntur," ucap Gea lagi lalu keluar dari kelas
*,ihh..dasar cewek aneh, gak punya kesopanan," ucap perempuan itu kesal
Gea pergi ketaman sekolah dia berjalan sambil melihat sekitar taman, tanpa Gea sadarai Gea tak melihat di depannya ada Reyhan dan Gea pun jatuh karna bertabrakan dengan Reyhan
",aw..!," rintih Gea
",sorry gue ga sengaja," ucap Reyhan sambil mengulurkan tangannya
", gak papa," jawab Gea sambil mengambil pulpen dan drawing booknya, tak sengaja Reyhan melihat gambar yang Gea gambar,
",Lo suka ngegambar?," tanya rehan cuek
",hemm emang kenapa?," Gea bertanya balik, sambil membersihkan bajunya,
",trus kenapa lu masuk farmasi? Kenapa ga dkv aja ?," tanya Reyhan
",gak minat," jawab Gea
",owh....ya ! gue lupa ! Td nama lu siapa?," tanya Reyhan
",blum juga tua udah pikun lu," ucap Gea
"Gw nanya nama Lo bukan tua atau mudanya," ucap Reyhan
", nama gue Gea," jawab Gea
"Gea......, ko nama Lo kaya pernah gue denger ya," ucap Reyhan
"Yaiyalah orang tadi di kelas perkenalan, udah ach ge mau ke kelas lagi," ucap Gea lalu pergi
Tak di sadarai oleh Gea bahwa dari tadi ia berbicara di awasi oleh 3 cewe tadi mereka adalah
Sarah, Riri, Dan belia
%20(1).jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih sudah berkunjung di blog kami